Strategi

RI Dorong Perlindungan Anak di Era AI melalui UNESCO demi Ruang Digital Aman

19 Oktober 2026 · 5 menit baca · Ditulis oleh Tim Freddie Kashawan

RI Dorong Perlindungan Anak di Era AI melalui UNESCO demi Ruang Digital Aman

Bagikan artikel ini

Pertanyaan umum

Apa yang didorong Indonesia dalam Sidang UNESCO terkait AI dan anak?

Indonesia mendorong kebijakan global mengenai perangkat digital dan AI bagi anak disusun berdasarkan bukti ilmiah. Kebijakan tersebut juga diminta mempertimbangkan perbedaan kondisi pendidikan, budaya, geografis, dan kesenjangan digital antarnegara.

Kapan Indonesia menyampaikan dorongan tersebut?

Dorongan itu disampaikan pada hari kelima Sidang ke-225 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Jumat, 16 Oktober 2026. Informasi tersebut diberitakan ANTARA dalam bahan sumber.

Apakah Indonesia meminta larangan total penggunaan AI oleh anak?

Tidak. Indonesia menekankan penilaian tentang kapan teknologi digunakan, untuk tujuan apa, dan pada tahap perkembangan mana teknologi memberi manfaat pendidikan. Pendekatannya tidak berhenti pada pilihan melarang atau mengizinkan.

Apa saja yang dikaji dalam pedoman perangkat digital untuk anak?

Kajian yang dibahas meliputi dampak telepon pintar, tablet, durasi layar, kualitas pembelajaran, serta perbandingan pembelajaran digital dan nondigital. Dampaknya dinilai terhadap literasi, numerasi, perhatian, berpikir kritis, dan perkembangan kognitif.

Apa yang dapat dilakukan pembuat layanan digital untuk anak?

Pembuat layanan dapat memeriksa data yang dikumpulkan, membatasi tindakan otomatis, dan menentukan jalur pengalihan ke manusia. Mereka juga perlu menguji respons AI ketika menerima pertanyaan sensitif, membingungkan, atau tidak sesuai usia pengguna.

Referensi

  1. RI Dorong Perlindungan Anak di Era AI melalui UNESCO · Koran Jakarta
  2. Indonesia Minta UNESCO Susun Aturan AI dan Perangkat Digital untuk Anak · Suara Surabaya
  3. Indonesia Dorong UNESCO Susun Pedoman Penggunaan AI di Kalangan Anak · MetroTVNews
  4. Sidang UNESCO Indonesia dorong perlindungan anak di era AI · ANTARA

Ingin menerapkan strategi ini di bisnis Anda? Lihat layanan Consulting →

Artikel Terkait

Cisco Ungkap 95 Persen Organisasi Indonesia Alami Insiden Siber
Strategi

Cisco Ungkap 95 Persen Organisasi Indonesia Alami Insiden Siber

Laporan Cisco menyoroti insiden siber, hambatan koordinasi data, dampak operasional, serta langkah mitigasi bagi organisasi Indonesia.

Read More →
Cegah Penipuan Deepfake, Komdigi Kaji Label Konten Buatan AI demi Perlindungan Publik
Strategi

Cegah Penipuan Deepfake, Komdigi Kaji Label Konten Buatan AI demi Perlindungan Publik

Komdigi mengkaji label konten AI untuk membantu publik mengenali deepfake. Pahami fungsi penanda, keterbatasannya, dan prosedur verifikasi instruksi berisiko.

Read More →
Meta Percayakan Strategi AI kepada Alexandr Wang untuk Memperkuat Arah Pengembangan
Strategi

Meta Percayakan Strategi AI kepada Alexandr Wang untuk Memperkuat Arah Pengembangan

Meta disebut mempercayakan arah strategi AI kepada Alexandr Wang. Keputusan ini menyoroti persaingan model AI, data, evaluasi, dan tata kelola produk.

Read More →